Tekan Laju Inflasi, DKPP Bangka Barat Gelar Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah



kegiatan Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di lingkungan kantor DKPP Kabupaten Bangka Barat, Mentok

MENTOK – Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengurangi laju inflasi daerah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat menyelenggarakan kegiatan Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di lingkungan kantor DKPP Kabupaten Bangka Barat, Mentok.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat berbelanja berbagai komoditas pangan, baik kebutuhan pokok maupun produk pangan segar dan olahan yang disediakan oleh para pelaku usaha dan pedagang.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat dengan Perum BULOG Wilayah Bangka Belitung. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pasokan bahan pangan pokok, menjaga stabilitas harga, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

Melalui dukungan BULOG dalam penyediaan dan distribusi komoditas pangan, khususnya beras SPHP, beras premium, gula, tepung terigu, dan minyak goreng, kegiatan GPM diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi pangan di Kabupaten Bangka Barat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan BULOG ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi pangan serta memastikan masyarakat memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.

Gerakan Pangan Murah menghadirkan sejumlah komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan untuk kegiatan tersebut. Pasokan pangan diangkut menggunakan mobil boks dan truk yang melayani distribusi di wilayah Mentok.

Adapun komoditas yang disediakan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah meliputi:

  • Beras SPHP: 8.000 kilogram atau 8 ton, sebanyak 1.600 kemasan, dengan harga Rp59.000 per kemasan.

  • Beras premium: 500 kilogram atau 100 kemasan, dengan harga Rp77.000 per kemasan.

  • Gula pasir PSM: 300 kilogram atau 15 dus, dengan harga Rp17.500 per satuan penjualan.

  • Tepung terigu: 100 kilogram atau 10 dus, dengan harga Rp11.000 per satuan penjualan.

  • Minyak goreng Fortune: 120 liter atau 10 dus, dengan harga Rp21.000 per satuan penjualan.

Kehadiran berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika terjadi tekanan harga pada sejumlah bahan pangan strategis. Selain itu, ketersediaan pasokan yang memadai dan akses pembelian dengan harga terjangkau menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, kegiatan Pasar Tani turut menyediakan berbagai produk pangan segar dan hasil usaha masyarakat, antara lain sayuran, ayam, cabai, serta aneka makanan dan minuman ringan. Pasar Tani memberikan ruang bagi petani dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen.

Melalui pola pemasaran yang lebih dekat antara produsen dan konsumen, Pasar Tani diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi produk lokal, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan alternatif tempat berbelanja bagi warga Kabupaten Bangka Barat.

Penyelenggaraan Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, distributor, petani, pedagang, dan pelaku usaha dalam menjaga kelancaran distribusi pangan. Pengendalian inflasi pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang, tetapi juga memerlukan distribusi yang lancar, harga yang terjangkau, serta akses yang memadai bagi masyarakat.

DKPP Kabupaten Bangka Barat terus mendorong upaya penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pangan, pemantauan ketersediaan dan harga komoditas, serta fasilitasi pemasaran hasil pertanian dan produk pangan lokal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh manfaat langsung berupa kemudahan mendapatkan kebutuhan pangan, sementara petani dan pelaku usaha lokal mendapatkan kesempatan untuk memperluas pemasaran produknya.

Ke depan, kegiatan Pasar Tani dan Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat terus menjadi salah satu instrumen pendukung pengendalian inflasi pangan dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Bangka Barat.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat berkomitmen mendukung upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat serta terwujudnya ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.